Pagi hari ini, sewaktu naik metromini 75 dari Pasar Minggu menuju Wr. Buncit tempat pasarku berada, ada seorang pengamen yang menyanyikan lagu nasyid yang cukup menyejukkan hati. Dikala sinar mentari yang menyapa cukup hangat di pagi hari yang cerah ini, lantunan merdu dari bibir mungil sang pengamen yang melantunkan lagu andalan dari group nasyid negeri seberang, Raihan, dengan judul Demi Masa.
Lagu yang terinspirasi oleh sebuah ayat di Alquran yang menceritakan akan perlunya menghargai masa (waktu). Karena yang kita semua tahu, waktu itu akan terus berjalan, dan terus maju tanpa bisa dihentikan oleh siapapun (kecuali oleh Allah swt). Tiap hari kita semua diberikan ‘modal’ waktu yang sama oleh-Nya, yaitu 24 jam sehari. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya orang-orang yang beriman dan beramal soleh-lah yang akan bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya.
Didalam lirik lagu ini juga dibahas 5 buah perkara yang harus kita syukuri sebelum datangnya 5 buah perkara lain yang akan kita sesali kemudian, terutama apabila kita tidak mempergunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya.
Oke, mari kita nikmati lantunan musik merdu dari Raihan berikut ini, untuk video klipnya bisa dicek disini.
[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/tGzwLrpxDiE" width="425" height="350" wmode="transparent" /]
Demi masa…
Sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan…
Yang beriman dan beramal saleh
Ah…Demi masa…
Sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan…
Nasihat kepada kebenaran dan kesabaran
Ah…( korus 1 )
Gunakan kesempatan yang masih diberi
Moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan
Kerna ia takkan kembali( korus 2 )
Ingat lima perkara, sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum matiDemi masa…
Sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan…
Yang beriman dan beramal saleh
Ah…( ulang korus1, korus2 )
Keyword :
- musik judul demi masa


