6 hari liburan seru di kampung halaman

pendopo.jpg
Liburan panjang akhir tahun ini, aku sekeluarga habiskan dikampung halamanku Ponorogo sana. Liburan yang bertepatan dengan perayaan Grebeg Suro yang dilangsungkan setiap menjelang tanggal 1 Muharram ini, bertepatan pula dengan perayaan tahun baru masehi yang diadakan setiap malam 1 Januari.

Di acara grebeg suro kali ini diikuti lebih dari 20 kontestan yang berasal dari seluruh penjuru nusantara, bahkan kontestan dari Papua pun turut memeriahkan pagelaran reyog pada tahun ini.

Berangkat dari stasiun Gambir bersamaan dengan para umat nasrani yang sedang melaksanakan misa Natal di gedung katedral yang berada tak jauh dari sini, perjalanan kali ini pun berjalan dengan lancar. Menjelang tengah malam kereta Bima yang membawa kami berempat ini telah memasuki stasiun Purwokerto untuk menaikkan penumpang

Aku pun kembali terlelap dikolong kursi karena tempat duduk diatas telah dikuasai oleh dik Pandhu yang tidur malang melintang kesana kemari, sedangkan di tempat duduk yang ada disamping aku lihat ummi dan mbak lia pun telah tertidur juga. Beruntung sekali aku beli tiket untuk 4 tempat duduk kali ini, sehingga mereka pun bisa tidur dengan lelap di kursi masing-masing.

Tepat pukul 4 pagi aku dibangunkan oleh petugas kereta api, yang sore sebelumnya telah aku pesan untuk membangunkan jikalau kereta telah mendekati stasiun Madiun, dimana aku melakukan transit menggunakan taksi untuk mencapai tempat kelahiranku yang masih berjarak 60 km ke arah selatan dari tempat yang terkenal akan Nasi Pecel dan Brem-nya ini.

Adzan subuh seolah-olah menyambut kedatangan kami dikota Ponorogo, tak begitu lama rumah kakung dan uti tampak samar-samar ditengah-tengah gelapnya pagi hari di kota reyog ini. Mereka pun telah menunggu kehadiran kami di teras rumahnya yang asri.

Aku hirup udara pagi yang bersih dan segar ini dalam-dalam. Serasa segar dan nyaman jika dibandingkan dengan rumahku ataupun kantorku yang laksana hutan beton dan gedung bertingkat. Cukup kontras dengan suasana pedesaan yang sedang aku hadapi saat ini.

canon-telephoto-zoom-lenses-retracted.jpg
Itulah awal mula petualanganku bersama keluargaku selama 6 hari di kota reyog Ponorogo. Koleksi foto-foto liburan kemarin bisa di intip di sana.

Sayangnya beberapa foto dan event tidak berhasil diambil dengan sempurna, itu semua karena keterbatasan waktu yang ada. Sepertinya udah waktunya untuk nabung buat beli si termos putih biar lebih nyaman buat hunting di kegelapan malam ataupun mengambil snapshot dari kejauhan.

Atau mungkin ada yang mau menghibahkan si termos putihnya kepadaku kah ?  ;)

Facebook0Google+0LinkedIn0Twitter0Email

About the author

Yudhi Aprianto Munjalindra is a web developer, research and blogger. He started to know internet since 1999. He start his first site since April 2002 with Sarikata.com domain name. With all knowledge he got from school or internet, he writes articles in IT, Photography, His Family and some other fields and share through this blog.