<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Munjalindra.com</title>
	<atom:link href="http://munjalindra.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://munjalindra.com</link>
	<description>Let&#039;s share and give each other</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Feb 2010 05:14:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Post Power Syndrom ibaratkan &#8220;musuh dalam selimut&#8221;</title>
		<link>http://munjalindra.com/2010/02/18/post-power-syndrom-ibaratkan-musuh-dalam-selimut/</link>
		<comments>http://munjalindra.com/2010/02/18/post-power-syndrom-ibaratkan-musuh-dalam-selimut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 04:23:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[My 2 cent's]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[desperate]]></category>
		<category><![CDATA[kalut]]></category>
		<category><![CDATA[phk]]></category>
		<category><![CDATA[post power syndrom]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munjalindra.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[<p>Post Power Syndrome (PPS) adalah gejala yang terjadi dimana ‘penderita’ hidup dalam bayang-bayang kebesaran masa lalunya (entah jabatannya atau karirnya, kecerdasannya, kepemimpinannya atau hal yang lain), dan seakan-akan tidak bisa memandang realita yang ada saat ini. Realita yang ada di depan matanya sekarang.</p>
<p>Kalaulah boleh aku kutip dari mailing list konseling psikologi, secara umum syndrome ini [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-472 alignleft" style="margin: 5px;" title="depresi" src="http://munjalindra.com/wp-content/uploads/2010/02/depresi-155x199.jpg" alt="" width="155" height="199" /><strong>Post Power Syndrome (PPS) </strong>adalah gejala yang terjadi dimana ‘penderita’ hidup dalam bayang-bayang kebesaran masa lalunya (entah jabatannya atau karirnya, kecerdasannya, kepemimpinannya atau hal yang lain), dan seakan-akan tidak bisa memandang realita yang ada saat ini. Realita yang ada di depan matanya sekarang.</p>
<p>Kalaulah boleh aku kutip dari mailing list konseling psikologi, secara umum syndrome ini bisa kita katakan sebagai masa krisis. Kalau digolongkan krisis ini adalah semacam krisis perkembangan. Dalam arti, pada fase-fase tertentu di dalam kehidupan kita, kita bisa mengalami krisis-krisis semacam ini. Pada gejala post power syndrome ini, khususnya adalah krisis yang menyangkut satu jabatan atau kekuasaan, terutama akan terjadi pada orang yang mendasarkan harga dirinya pada kekuasaan. Kalau misalnya dia tidak mendasarkan dirinya pada kekuasaan, gejala ini tidak tampak menonjol.</p>
<p>Dari kecil dalam keluargaku selalu diajarkan untuk percaya kepada Allah,  selalu diajarkan untuk tidak menganggap apa yang aku  miliki adalah karena kehebatan dan kemampuanku, tetapi semata-mata anugerah dari Allah yang dipercayakan kepadaku. <span id="more-471"></span></p>
<p>Tiba-tiba jadi teringat akan lagu ini:</p>
<blockquote><p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mNTt2OYOLgU&amp;rel=1&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><embed wmode="transparent" src="http://www.youtube.com/v/mNTt2OYOLgU&amp;rel=1&amp;color1=006699&amp;color2=54abd6&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="355" ></embed><param name="wmode" value="transparent" /></object></span></p>
<p>tak ada manusia<br />
yang terlahir sempurna<br />
jangan kau sesali<br />
segala yang telah terjadi</p>
<p>kita pasti pernah<br />
dapatkan cobaan yang berat<br />
seakan hidup ini<br />
tak ada artinya lagi</p>
<p>reff1:</p>
<p>syukuri apa yang ada<br />
hidup adalah anugerah<br />
tetap jalani hidup ini<br />
melakukan yang terbaik</p>
<p>tak ada manusia<br />
yang terlahir sempurna<br />
jangan kau sesali<br />
segala yang telah terjadi</p>
<p>reff2:</p>
<p>Tuhan pasti kan menunjukkan<br />
kebesaran dan kuasanya<br />
bagi hambanya yang sabar<br />
dan tak kenal putus asa</p>
<p>(jangan menyerah -- d&#8217;massiv)</p></blockquote>
<p>Menyanyikan lagu diatas memang mudah, lirik dan nadanya pun enak didengar, tapi ujian terhadap kerendahan hati terjadi bukan ketika kita menyanyi saat ini, tetapi ketika kita benar-benar dihadapkan pada kondisi nyata, kondisi dimana kita berada pada &#8216;posisi paling bawah&#8217;. Akankah kita masih bisa menyanyikan lagu diatas dengan hati riang gembira seperti halnya ketika kita sedang berada pada &#8216;posisi puncak&#8217; ?</p>
<p>Trus apa yang harus kita lakukan untuk mencegahnya? Menurut beberapa ahli psikologi mengatakan :</p>
<p>1. Pada saat kita melakukan sesuatu atau sebelum menjabat, kita perlu belajar menyadari bahwa segala sesuatu itu adalah karunia dari Allah termasuk kekuasaan dan jabatan. Tugas kita adalah hanya sebagai alat yang dipakai Allah untuk melakukan pekerjaan-Nya. Jadi, kita ngga boleh mengganggap kuasa/ jabatan yang dipercayakan kepada kita sebagai milik kita yang harus kita pertahankan sepenuhnya.</p>
<p>2. Kita juga harus selalu menyadari bahwa kekuasaan itu tidak bersifat permanen dan kita harus menyiapkan diri apabila suatu ketika kuasa itu lepas dari diri kita. Apabila tiba-tiba kita kehilangan kekuasaan, tetapi kita mempunyai persiapan sebelumnya, maka kita akan lebih tahan menghadapi krisis ini.</p>
<p>3. Sebaiknya selama memegang jabatan, kita tidak memikirkan bagaimana mempertahankan kekuasaan, tetapi kita memikirkan untuk melakukan kaderisasi. Justru karena dengan kita melatih dan mendidik, maka nantinya kita dihargai, karena kita telah melakukan suatu regenerasi dan melakukan pendidikan, tugas mendidik orang lain, bukan karena kekuasaan yang kita miliki.</p>
<p>4. Kita perlu belajar rendah hati, tidak perlu sombong apalagi congkak. Apalagi mengungkit-ungkit kiprah dan hasil kerja keras kita selama ini. Keep low profile.</p>
<p>5. Sebanyak mungkin menanamkan kebaikan selama kita berkuasa. Kalau kita banyak menyakiti hati orang, kita banyak menindas orang, waspadalah bahwa gejala post power syndrome ini dekat dengan kita. Tujuan utama kekuasaan bukan agar kita dihargai orang, tetapi supaya kita berbuat banyak bagi kesejahteraan orang lain.</p>
<p>Post Power Syndrom ibaratkan penyakit kanker yang menular. Dia bisa menggerogoti seluruh jiwa dan harapan yang ada didalam diri si penderita, dan bukan berhenti disitu saja, penyakit ini bisa menular kepada orang-orang yang ada disekitar penderita.</p>
<p>Jadi buat apa terus berkeluh kesah dan bersedih meratapi nasib ? pandang terus masa depan yang lebih cerah. <strong>Yesterday is history, Tomorrow is mystery, and Today is Gift, that&#8217;s why it&#8217;s called PRESENT !</strong></p>
<p>Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua, termasuk buat diri saya pribadi. Karena setiap orang pasti akan mengalami Post Power Syndrom ini. Entah dalam kadar &#8216;rendah&#8217; ataupun kadar &#8216;tinggi&#8217;.</p>
<p>Dunia belumlah berakhir sobat !</p>
<p>Selamat berjuang dan tetap semangat &#8230; <img src='http://munjalindra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>inspired from : http://noviantoagam.wordpress.com/2007/04/04/post-power-syndrome/</em></p>
<p><em>picture from : http://lifestyle.okezone.com/photo/dt/content/2008/04/14/27/100339/myg7qUnwwA.jpg</em></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munjalindra.com/2010/02/18/post-power-syndrom-ibaratkan-musuh-dalam-selimut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sholat Lima Waktu</title>
		<link>http://munjalindra.com/2010/02/16/sholat-lima-waktu/</link>
		<comments>http://munjalindra.com/2010/02/16/sholat-lima-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 03:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[adzan]]></category>
		<category><![CDATA[lagu pengamen]]></category>
		<category><![CDATA[sholat lima waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munjalindra.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[<p>Suatu ketika disebuah perjalanan bus antar kota dalam propinsi, naiklah dua orang pengamen jalanan yang masih terhitung belia, sekitar umur anak SMP. Merekapun mengucapkan salam pembuka dan lagu pertama pun didendangkan kira2 seperti ini liriknya :</p>
<p style="padding-left: 30px;">ternyata begitu berat
jalankan semua printahMu
bekerja dan terus bekerja
tak kenal lelah dan tak kenal waktu</p>
<p style="padding-left: 30px;">gema adzan subuh, [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-468" title="syahadat1" src="http://munjalindra.com/wp-content/uploads/2010/02/syahadat1-166x200.jpg" alt="" width="166" height="200" />Suatu ketika disebuah perjalanan bus antar kota dalam propinsi, naiklah dua orang pengamen jalanan yang masih terhitung belia, sekitar umur anak SMP. Merekapun mengucapkan salam pembuka dan lagu pertama pun didendangkan kira2 seperti ini liriknya :</p>
<p style="padding-left: 30px;">ternyata begitu berat<br />
jalankan semua printahMu<br />
bekerja dan terus bekerja<br />
tak kenal lelah dan tak kenal waktu</p>
<p style="padding-left: 30px;">gema adzan subuh, kami masih terlelap<br />
gema adzan dhuhur, kami sibuk bekerja<br />
gema adzan ashar, kami geluti dunia</p>
<p style="padding-left: 30px;">gema adzan magrib, kami diperjalanan<br />
gema adzan isya’, lelah tubuhku tuhan<br />
tak pernah lagi, kubaca firmanMu<br />
pantaskah surga untukku ?<br />
&#8230;.</p>
<p>ASTAGHFIRULLAH ..<br />
seolah-olah Allah pada saat itu sedang &#8216;berbicara&#8217; kepadaku <em>face-to-face</em> melalui lagu itu. Melalui mulut-mulut mungil para pengamen jalanan yang saat itu berada tidak kurang dari 2 meter jaraknya dariku. Terima kasih ya Allah atas &#8216;peringatanmu&#8217; kali ini, semoga sholat-sholatku akan lebih baik dan khusuk. Amin.</p>
<p><em>btw. adakah yang tahu apa judul lagu itu sebenarnya ? aku udah coba cari di google ataupun youtube, ternyata hasilnya nihil. </em>Tolong tinggalkan di bagian komentar untuk link lagu ataupun video klip nya di youtube ataupun tempat lainnya. Syukron &#8230;</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munjalindra.com/2010/02/16/sholat-lima-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sahabat Sejati</title>
		<link>http://munjalindra.com/2010/02/11/sahabat-sejati/</link>
		<comments>http://munjalindra.com/2010/02/11/sahabat-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:14:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[My 2 cent's]]></category>
		<category><![CDATA[best friends]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat sejati]]></category>
		<category><![CDATA[sohib]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munjalindra.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ada seorang teman bertanya kepadaku &#8220;Siapakah sahabat sejati itu ?&#8221;</p>
<p>Sahabat sejati adalah orang yang mengetahui semua kelemahanmu, lalu memberikanmu kekuatan.
yang mengetahui kelebihanmu, lalu memberikanmu dukungan.
yang mengetahui segala permasalahanmu, lalu memberikanmu bantuan dan pengertian.
yang mengetahui cita-citamu, lalu memberikanmu semangat dan dorongan.
yang mengetahui kebodohanmu, lalu memberikanmu pengetahuan.
yang mengetahui kesedihanmu, lalu memberikanmu kegembiraan.
yang mengetahui kealpaanmu, lalu memberikanmu peringatan [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-463 alignright" style="margin: 5px;" title="sahabat sejati" src="http://munjalindra.com/wp-content/uploads/2010/02/sahabat-sejati-200x148.jpg" alt="" width="200" height="148" />Ada seorang teman bertanya kepadaku &#8220;<strong>Siapakah sahabat sejati itu ?</strong>&#8221;</p>
<p>Sahabat sejati adalah orang yang mengetahui semua kelemahanmu, lalu memberikanmu kekuatan.<br />
yang mengetahui kelebihanmu, lalu memberikanmu dukungan.<br />
yang mengetahui segala permasalahanmu, lalu memberikanmu bantuan dan pengertian.<br />
yang mengetahui cita-citamu, lalu memberikanmu semangat dan dorongan.<br />
yang mengetahui kebodohanmu, lalu memberikanmu pengetahuan.<br />
yang mengetahui kesedihanmu, lalu memberikanmu kegembiraan.<br />
yang mengetahui kealpaanmu, lalu memberikanmu peringatan dan petunjuk.<br />
yang ada disaat kau bahagia, dan akan selalu tetap ada disaat kamu berduka.<br />
Itulah SAHABAT SEJATIMU.</p>
<p>Dan ketika kamu bertanya  : “apakah aku pernah melakukan salah padamu?“.<br />
Sahabat sejatimu pun akan menjawab , “ya, tapi aku sudah melupakan kesalahanmu“.</p>
<p>Be a best friends for me, and i will be your best friends forever. <img src='http://munjalindra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Image from : http://enengnurul.wordpress.com/2008/06/30/sahabat-hati/<br />
Inspired from : http://www.duadunia.net/siapakah-sahabat-sejati<br />
</em></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munjalindra.com/2010/02/11/sahabat-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rayuan gombal masih disuka wanita</title>
		<link>http://munjalindra.com/2010/01/14/rayuan-gombal-masih-disuka-wanita/</link>
		<comments>http://munjalindra.com/2010/01/14/rayuan-gombal-masih-disuka-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 05:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[My 2 cent's]]></category>
		<category><![CDATA[laki]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[pdkt]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[playboy]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[rayuan gombal]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://munjalindra.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pria mana  yang tidak pernah meluncurkan rayuan gombal ? Hampir 99% pria dewasa (kalau tidak boleh disebutkan 100%) hampir dapat dipastikan pernah meluncurkan rayuan mautnya kepada sang pujaan hatinya entah dia sengaja ataupun tidak disengaja.</p>
<p>Berikut ini ada  beberapa rayuan maut buat Anda, para pria sejati yang ditujukan untuk kaum wanita yang Anda idam-idamkan. [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-453" style="margin: 4px;" title="playboy" src="http://munjalindra.com/wp-content/uploads/2010/01/playboy-190x200.jpg" alt="" width="190" height="200" />Pria mana  yang tidak pernah meluncurkan rayuan gombal ? Hampir 99% pria dewasa (kalau tidak boleh disebutkan 100%) hampir dapat dipastikan pernah meluncurkan rayuan mautnya kepada sang pujaan hatinya entah dia sengaja ataupun tidak disengaja.</p>
<p>Berikut ini ada  beberapa rayuan maut buat Anda, para pria sejati yang ditujukan untuk kaum wanita yang Anda idam-idamkan. Hal ini berlaku untuk yang masih dalam masa-masa PDKT (pendekatan), pacaran, ataupun sudah dalam jenjang pernikahan pun masih membutuhkan rayuan-rayuan gombal ini.</p>
<p>Memang jaman sekarang banyak wanita yang lebih memilih materi daripada romantisme belaka. Tapi tidak ada salahnya melancarkan rayuan gombal sekali atau dua kali disuatu kesempatan kepada orang terkasih Anda.</p>
<p>Buat Anda kaum adam (laki-laki), kalau Anda sedang beruntung, doi akan terkiwir-kiwir dan bisa jadi pacar Anda, tapi jika kurang beruntung paling-paling dilempar asbak atau sendal jepit doank.  hehehe&#8230;</p>
<p>Dan buat para kaum hawa (wanita), semoga artikel ini bisa Anda jadikan sebagai benchmarking terhadap para pria yang sedang mencoba mendekati Anda ataupun sedang mengajak ngobrol-ngobrol santai tapi menjurus ke rayuan gombalnya. Be carefull girls ! <img src='http://munjalindra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> <span id="more-452"></span></p>
<ol>
<li> Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?’</li>
<li>Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!</li>
<li>Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin kamu.</li>
<li>Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.<em> </em></li>
<li>Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal. <em><br />
</em></li>
<li>Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.</li>
<li>Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu. <em><br />
</em></li>
<li>Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.</li>
<li>Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku. <em><br />
</em></li>
<li>Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan.<em> </em></li>
<li>Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum. <em><br />
</em></li>
<li>Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu. <em><br />
</em></li>
<li>Orang bilang bulan itu indah…tapi aku bilang tidak. Orang bilang planet venus itu cantik…tapi menurut aku tidak. Aku bilang bumi itu indah dan cantik…karena ada kamu.</li>
<li>Lihat di sana sayang! matahari terbenam begitu indah, (sambil menatap pasangan) walau begitu, itu tak dapat menandingi keindahan dirimu .</li>
<li>Dunia ini hanya milik kita berdua sayang, yang lainnya hanya ngontrak.</li>
<li>Tahu nggak say, aku kemarin nggak bisa bangun dari tidur karena terus memimpikanmu.</li>
<li>Aku tidak bisa makan karena ingat kamu. Aku tidak bisa mandi karena ingat kamu. Aku tidak bisa tidur karena ingat kamu.</li>
<li>Walau aku tidak bisa berpuisi, namun  saat melihat tatap matamu, Tiba-tiba aku menjadi seorang penyair BESAR yang selalu memujamu.</li>
<li>Aku bersedia menjadi lilin, membakar diriku untuk menerangi dirimu.</li>
<li>Berpisah denganmu sedetik saja bagaikan 1000 tahun.</li>
<li>Seandainya kau adalah bunga, biarkan diriku menjadi POT untuk menjagamu.</li>
<li>Aku tercipta hanya untuk mencintai dirimu dan izinkan aku untuk terus begitu.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat dan selamat mencoba &#8230; <img src='http://munjalindra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Ada yang mau nambahin kah ? <img src='http://munjalindra.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Inspired from :</p>
<p>http://www.successkid.com/aneka-tips-trik/rayuan-gombal-untuk-menaklukan-wanita</p>
<p>http://blogbintang.com/kumpulan-rayuan-gombal</em></p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://munjalindra.com/2010/01/14/rayuan-gombal-masih-disuka-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
