Munjalindra diambil dari nama kakek sewaktu kecil (nama tua) yaitu Munjali dan digabungkan dengan kata Indra yang berarti perasa (sense). Dewa Indra sendiri merupakan rajanya para dewa-dewi yang ada pada cerita Mahabaratha.
Jadilah Munjalindra menjadi nama keluarga (akhiran) dari anak-anakku saat ini dan semoga bisa terus bertahan hingga ke cucu-cicit dan seterusnya nanti. Amin.
Keluarga besar Munjalindra saat ini terdiri dari 5 orang, yaitu :
- Yudhi Aprianto Munjalindra sebagai Abi (Ayah)
- Loly Arianty Munjalindra sebagai Ummi (Ibu)
- Dahliannisa Munjalindra sebagai mBak Lia
- Pandhu Arya Munjalindra sebagai Mas Pandhu
- Muhammad Dharmawangsa Munjalindra sebagai Dik Dharma.
dan semoga di masa yang akan mendatang akan bertambah dan terus berkembang dengan seiringnya waktu.
Yudhi Aprianto Munjalindra
Dilahirkan di kota Ponorogo pada tanggal 26 April. Saat ini bekerja di sebuah perusahaan kecil yang bergerak didalam jasa konsultasi dan managemen yang berada di tengah-tengah kota Jakarta, Ibukota Indonesia.
Telah mengenal dunia komputer (IT) sejak tahun 1996 melalui SMK Telekomunikasi Sandhy Putra Malang dan mengambil jurusan Elektronika Informatika, kemudian dilanjutkan ke Universitas Budi Luhur Jakarta dengan jurusan Teknologi Informatika.
Mengawali karirnya melalui program magang / PSG di PT Indosat Tbk pada tahun 1999 dan dilanjutkan ke PT Telekomunikasi Tbk untuk menjadi tenaga outsourcing sebuah project, karirnya terus melaju dan terus diasah di perusahaan konsultasi IT yang bernama Adelva Solution di tahun 2002 yang kemudian dilanjutkan pada sebuah perusahaan Online bernama Agrakom yang membawahi Online Portal Detik.com pada medio 2007.
Lebih suka bermain bilyar dan menekuni dunia fotografi yang akhir-akhir ini menjadi hobby sampingan untuk mengisi waktu luangnya. Selain tetap asyik bermain dan bercanda dengan kedua anak dan istrinya di akhir pekan. Selalu berusaha bersikap untuk profesional terhadap semua pekerjaan dan komitmen yang telah diucapkan adalah salah satu ciri khas dari pria yang mempunyai zodiak Taurus ini.
Loly Arianty Munjalindra
Pertama kali menginjakkan kaki di kota Jakarta pada tahun 1999 di sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka yang bergerak dibidang jasa satelit dan teresterial yang bernama PT Citra Sari Makmur (CSM) sebagai seorang admin yang setiap harinya mendata dan memasukkan data Work Order (WO) dan petty cash di timur kota Jakarta, kota Cikarang tepatnya.
Sarjana Perikanan dari Universitas Mulawarman ini melanjutkan pendidikannya di School of Bussiness Malang sebelum berangkat ke Jakarta, sebagai bekal untuk berjuang dengan kerasnya ibukota.
Berkat dedikasi dan kepercayaan dari pihak managemen PT CSM, jabatan sebagai Human Resource & Development pun diembannya pada pertengahan tahun 2001 hingga saat ini.
Menikah dengan Yudhi Aprianto pada bulan Desember 2002 tidak membuatnya surut terus berusaha dan bekerja untuk perusahaan ataupun keluarganya. Kelahiran putri pertamanya pada bulan September 2003 dan putra keduanya pada bulan September 2006 membuatnya semakin sayang dan memahami artinya sebuah keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dahliannisa Munjalindra
Lahir pada tanggal 9 September 2003 dengan panjang 51 dan berat 3,6 Kg di RS Islam Bogor, anak pertama ini kami beri nama Dahliannisa Munjalindra. Dengan harapan akan indah dan cantik seperti bunga dahlia, berbudi pekerti santun dan luhur layaknya seorang Annisa (putri) yang akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan dari keluarga besar Munjalindra.
Pada tahun 2005 mbak Lia (panggilan akrab di rumah) ini telah memasuki sebuah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diadakan oleh tetangga kompleks rumah. Maklum saat itu kompleks perumahan yang aku tempati belum terdapat playgroup atau yang sejenisnya, dan baru ada PAUD yang sistem pembayarannya adalah cukup dengan membayar Rp 1.000,- disetiap kehadiran si anak. Tidak ada pungutan bulanan ataupun yang lainnya. Alat-alat peraga pun hasil sumbangan sukarela dari masing2 orang tua ataupun guru-guru pengajarnya.
Belum genap berusia 4 tahun, tepatnya di tahun 2007 mbak Lia telah masuk ke TK Negeri Pembina, yang ada di daerah Kompleks Percontohan Pendidikan Nasional Keradenan Bogor. TK ini cukup bagus dan terstruktur kurikulum maupun pengajarnya, maklum TK Negeri Pembina ini adalah satu-satunya TK Negeri yang ada di daerah Bogor yang berada langsung dibawah pengawasan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Pada tahun 2009 mbak Lia melanjutkan pendidikannya di SD Islam Terpadu Bina Insani, satu dari sekian banyak SD unggulan yang ada di Bogor yang berbasiskan pendidikan Islami. Semoga mbak Lia bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal di hari kelak baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Pandhu Arya Munjalindra
Anak kedua kami lahir pada tanggal 16 September 2006 dengan panjang 52 dan berat badan 3,9 Kg. Seorang anak laki-laki yang sehat dan kuat ini kami beri nama Pandhu Arya Munjalindra dengan harapan akan menjadi pemimpin (panduan) yang kuat (arya) baik lahir dan bathinnya dan menjadi kebanggaan keluarga Munjalindra.
Sikap ceria dan optimisnya selalu membuat kami bersemangat dan ceria setiap saatnya. Ada saja hal-hal kecil dan sepele yang dilakukan baik yang disengaja ataupun tidak yang membuat kami semakin menyayanginya.
Pada umur 7 bulan setelah piton-piton kelahirannya, dia sempat dititipkan dirumah Kakung dan Uti Ponorogo hampir 1 tahun lamanya. Hal itu dikarenakan belum didapatkannya pengasuh yang akan merawat dia ketika Abi dan Ummi nya pergi bekerja. Kebetulan Kakung dan Uti Ponorogo merasa senang dan bahagia dengan kehadirannya ditengah-tengah mereka.
Muhammad Dharmawangsa Munjalindra
Anggota baru dalam keluarga Munjalindra adalah Muhammad Dharmawangsa Munjalindra. Anak kami yang nomor tiga ini lahir pada tanggal 1 September 2011 bertepatan pada hari Kamis Pahing di Rumah Sakit Salak, Bogor. Dengan berat badan 3,6 Kg serta panjang badan 50 cm, semoga menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada kedua orang tuanya serta berguna bagi lingkungannya. Nama Dharmawangsa kami ambil dari nama lain dari Yudhistira, anak pertama dari Pandhu Dhewanata yang merupakan anak sulung dari Pandawa5. Dharmawangsa juga merupakan Raja dari Kerajaan Mataram Kuno yang cukup terkenal dan termasyhur pada jamannya. Kami juga berharap semoga anak kami ini gemar berderma (darma / memberi) kepada sesama dan senang menolong siapapun yang membutuhkan bantuannya.
Keyword :
- munjalindra
- lia sayang keluarga
- nama outshorcing untuk telekomunikasi
- nama perusahaan yang akhirannya ada TBK
- putra kami yang kami beri nama
- tk negeri di bogor


